LATAR & PRINSIP KERJA
Menjong Chöthün Tshogpa adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Raja Dharma Tertinggi Bhutan, His Holiness Trulku Jigme Chöda Rinpoche pada Juli 2002 dengan tujuan melestarikan tradisi Buddhis di Tanah Obat Suci, Kerajaan Bhutan.
Di negara ini, Buddhisme bukanlah hanya suatu agama yang dijalankan secara spiritual tetapi lebih merupakan sebuah tradisi kuno yang dipeluk dalam segala aspek kehidupan sehari-hari.
Tujuan dari organisasi nasional Bhutan adalah memelihara dan mewariskan nilai-nilai idealisme, yakni kedamaian dan kesetaraan universal, kepada generasi global mendatang tanpa perbedaan agama, umur, jenis kelamin, dan ras, demi kebaikan mereka.
Di negara ini, Buddhisme bukanlah hanya suatu agama yang dijalankan secara spiritual tetapi lebih merupakan sebuah tradisi kuno yang dipeluk dalam segala aspek kehidupan sehari-hari.
Tujuan dari organisasi nasional Bhutan adalah memelihara dan mewariskan nilai-nilai idealisme, yakni kedamaian dan kesetaraan universal, kepada generasi global mendatang tanpa perbedaan agama, umur, jenis kelamin, dan ras, demi kebaikan mereka.
Dengan melestarikan tradisiLihat Anggaran Dasar & Anggaran Kerja Organisasi di komunitas kami, kami berupaya membangun masyarakat yang dipenuhi rasa welas-asih serta pola pikir berlimpah.
Kami memulainya dengan mengokohkan pondasi spiritualPelajari bagaimana ini bisa terbentuk. (tradisi Bhutan) melalui Proyek Buddha DordenmaTemukan Keunikannya sebelum menjalankan proyek perguruan tinggi (Buddhis maupun sekular).
Berhubung proyek berskala besar butuh suatu upaya pemeliharaan berkesinambungan, sebuah yayasan di bawah Menjong Chöthün Tshogpa telah dibentuk pada tahun 2004 dengan nama lokal di Bhutan: Buddha Dordenma Image Foundation dan di Hong Kong sebagai Buddha Dordenma Foundation Limited, oleh His Eminence Trizin Tsering Rimpoche, salah seorang murid dari His Holiness of Bhutan.
Berhubung proyek berskala besar butuh suatu upaya pemeliharaan berkesinambungan, sebuah yayasan di bawah Menjong Chöthün Tshogpa telah dibentuk pada tahun 2004 dengan nama lokal di Bhutan: Buddha Dordenma Image Foundation dan di Hong Kong sebagai Buddha Dordenma Foundation Limited, oleh His Eminence Trizin Tsering Rimpoche, salah seorang murid dari His Holiness of Bhutan.
Status kenirlabaan kami sebagai organisasi amal dapat dilihat di website Departemen Pendapatan Hong KongLakukan pencarian dengan input: "Buddha Dordenma Foundation Limited".
PROYEK LAIN
Setelah selesainya Proyek Buddha Dordenma, proyek lain yang kami jalankan adalah:
Proyek Perguruan Tinggi — Utama, telah dimulai bertahap
Rencana kami adalah membentuk universitas internasional baik Buddhis maupun sekular. Untuk universitas Buddhis, total studi memakan jangka waktu selama 10 tahun termasuk sarjana hingga doktoral. Mahasiswa diberi keleluasaan untuk mengambil pelatihan ritrit selama 3 tahun 3 bulan 3 hari lamanya di gua.
Saat ini, tiga biara yang direncanakan sebagai universitas Buddhis telah sedang didirikan di Bhutan bagian timur: Namdolling, Ösel Dzong, dan Sherab Choeling (khusus untuk bhiksuni) - sekitar 1000 bhikkhu/ni menempati area ini. Dalam kurun waktu lima puluh tahun, kami menargetkan untuk mengakomodasi sekurang-kurangnya 60000 murid (umat awam) pada perguruan tinggi sekular dan 5000 bhikkhu/ni pada perguruan tinggi Buddhis, yang juga termasuk perpustakaan nasional Buddhis serta asrama.
Proyek Perguruan Tinggi — Utama, telah dimulai bertahap
Rencana kami adalah membentuk universitas internasional baik Buddhis maupun sekular. Untuk universitas Buddhis, total studi memakan jangka waktu selama 10 tahun termasuk sarjana hingga doktoral. Mahasiswa diberi keleluasaan untuk mengambil pelatihan ritrit selama 3 tahun 3 bulan 3 hari lamanya di gua.
Saat ini, tiga biara yang direncanakan sebagai universitas Buddhis telah sedang didirikan di Bhutan bagian timur: Namdolling, Ösel Dzong, dan Sherab Choeling (khusus untuk bhiksuni) - sekitar 1000 bhikkhu/ni menempati area ini. Dalam kurun waktu lima puluh tahun, kami menargetkan untuk mengakomodasi sekurang-kurangnya 60000 murid (umat awam) pada perguruan tinggi sekular dan 5000 bhikkhu/ni pada perguruan tinggi Buddhis, yang juga termasuk perpustakaan nasional Buddhis serta asrama.
Dua sebab kenapa di Bhutan butuh didirikan lebih banyak perguruan tinggi: bertambahnya jumlah siswa tamatan sekolah umum dan lamanya rentang waktu transportasi dari kawasan ke kawasan—dari timur ke barat, butuh dua hari (kemudi mobil); dari selatan ke pusat, butuh satu setengah hari (kemudi mobil); dan dari utara ke pusat, butuh sekitar lima hari (jalan kaki).
Setiap tahunnya sebanyak 5000 siswa tamat dari sekolah umum namun jenjang pendidikan tinggi hanya bisa diberikan di satu-satunya institusi tinggi Bhutan, yang dibiayai pemerintah Bhutan sendiri. Institusi ini hanya bisa melayani lima persen jumlah siswa tadi; selebihnya yang 95 persen sama sekali tidak berkesempatan mengecap pendidikan tinggi. Oleh karena itulah, lebih banyak perguruan tinggi perlu didirikan di Bhutan, yang tentunya juga akan memakan lebih banyak sumber daya ke depannya.
Yayasan Kesehatan & Ginjal — Prioritas selanjutnya
Ini akan menjadi yayasan kesehatan pertama yang menangani masalah kelainan ginjal yang telah merajarela di Bhutan.
Perpustakaan Buddhis Nasional Bhutan — Prioritas Selanjutnya
Perpustakaan ini akan mengoleksi kitab-kitab suci kuno Buddhis dari kawasan Himalaya Bhutan.
Setiap tahunnya sebanyak 5000 siswa tamat dari sekolah umum namun jenjang pendidikan tinggi hanya bisa diberikan di satu-satunya institusi tinggi Bhutan, yang dibiayai pemerintah Bhutan sendiri. Institusi ini hanya bisa melayani lima persen jumlah siswa tadi; selebihnya yang 95 persen sama sekali tidak berkesempatan mengecap pendidikan tinggi. Oleh karena itulah, lebih banyak perguruan tinggi perlu didirikan di Bhutan, yang tentunya juga akan memakan lebih banyak sumber daya ke depannya.
Yayasan Kesehatan & Ginjal — Prioritas selanjutnya
Ini akan menjadi yayasan kesehatan pertama yang menangani masalah kelainan ginjal yang telah merajarela di Bhutan.
Perpustakaan Buddhis Nasional Bhutan — Prioritas Selanjutnya
Perpustakaan ini akan mengoleksi kitab-kitab suci kuno Buddhis dari kawasan Himalaya Bhutan.
Seni, Budaya & Tradisi — Sedang berjalan
Sejak 2006, kelas-kelas yang mengajarkan seni dan ketrampilan diberikan cuma-cuma; sebanyak tujuh seniman menjadi guru sukarelawan terhadap sekitar 30 orang murid. Setiap harinya dua jam pengetahuan teoritis diberikan sebelum dilanjutkan dengan dua jam selanjutnya untuk praktik. Untuk mencapai tingkat profesional, pelatihan sepanjang sembilan tahun diwajibkan.
Secara umum modul pengajaran disusun hingga mencapai tiga tahun, dari tingkat dasar hingga tingkat terampil—menggambar, melukis, membuat cetakan patung, menghaluskan patung. Kegiatan ini bisa membantu pelestarian budaya Bhutan sekaligus memperbaiki kesejahteraan masyarakat dengan memupuk para seniman berbakat potensial.
Proyek Pencetakan Sutra — Sedang berjalan
☸ Sejumlah mesin cetak telah dikirim ke Bhutan pada November 2003.
☸ Pers Pencetakan Pihak Biara telah diresmikan pada April 2004 oleh His Holiness.
☸ Para sponsor untuk pencetakan laser, kertas, dan tinta/toner sedang dicari.
Sejak 2006, kelas-kelas yang mengajarkan seni dan ketrampilan diberikan cuma-cuma; sebanyak tujuh seniman menjadi guru sukarelawan terhadap sekitar 30 orang murid. Setiap harinya dua jam pengetahuan teoritis diberikan sebelum dilanjutkan dengan dua jam selanjutnya untuk praktik. Untuk mencapai tingkat profesional, pelatihan sepanjang sembilan tahun diwajibkan.
Secara umum modul pengajaran disusun hingga mencapai tiga tahun, dari tingkat dasar hingga tingkat terampil—menggambar, melukis, membuat cetakan patung, menghaluskan patung. Kegiatan ini bisa membantu pelestarian budaya Bhutan sekaligus memperbaiki kesejahteraan masyarakat dengan memupuk para seniman berbakat potensial.
Proyek Pencetakan Sutra — Sedang berjalan
☸ Sejumlah mesin cetak telah dikirim ke Bhutan pada November 2003.
☸ Pers Pencetakan Pihak Biara telah diresmikan pada April 2004 oleh His Holiness.
☸ Para sponsor untuk pencetakan laser, kertas, dan tinta/toner sedang dicari.
BIOGRAFI PENDIRI
His Eminence Trizin Tsering Rimpoche ialah perencana segala kegiatan Menjong Chöthün Tshogpa beserta Buddha Dordenma Image Foundation.
Rimpoche (arti: mulia), Lam (arti: guru/akar/master/root/his holiness/rimpoche), Master, and His Eminence adalah cara-cara orang memanggil His Eminence Trizin Tsering Rimpoche. Nama Rimpoche adalah Tsering Wangdi sementara nama Trizin Tsering (arti: Ketua Mulia) dianugerahkan setelah ia ditobatkan sebagai ketua Menjong Chöthün Tshogpa sejak 2003.
1955 - 1964 (0-9 tahun)
Rimpoche lahir di Khendaksa Goenpa, Bhutan pada 1955. Sebagai seorang kanak-kanak, ia menunjukkan tingkat kebijaksanaan yang luar biasa sampai ayahnya, seorang yogi, sengaja mengajarkannya Buddha Dharma sejak Rimpoche berumur lima tahun.
Ayah beliau sangat bangga dengan tekad Rimpoche yang melekat pada dirinya untuk mengabdikan hidupnya kepada Buddha Dharma. Rimpoche pun memasuki biara Drukpa Kargyu di Bhutan pada umur sembilan dan belajar di bawah bimbingan His Holiness Je Yishi Sengay dari aliran Drukpa Kargyu.
1964 - 1986 (9-31 tahun)
Rimpoche belajar di bawah bimbingan lima guru utama dari aliran Drukpa Kargyu, Nyingma, Dzokchen, Tekcho Tersar Treasures, Shangpa Kargyu dan Karma Kargyud: His Holiness Je Yishi Sengay pada 1964; His Holiness the 16th Karmapa pada 1969; His Holiness Dilgo Khyentse Rinpoche pada 1974; His Holiness Dujum Rinpoche pada 1975; His Eminence Kalu Rinpoche pada 1982.
1976 (21 tahun)
Rimpoche berhasil menyelesaikan ritrit Kebijaksanaan Manjushri selama satu tahun yang kemudian diikuti dengan ritrit Padmasambhava yang lamanya empat bulan.
1982 (27 tahun)
Rimpoche secara menonjol melewati ujian Filosofi Buddhis berdasarkan pemahamannya dalam melepaskan samsara. Beliau juga memulai ritrit yang lamanya tiga tahun tiga bulan tiga hari pada akhir November hingga awal December.
1986 (31 years old)
Walaupun nama ritrit menandakan lamanya sekitar tiga tahun, sesungguhnya dalam praktik Rimpoche menjalaninya selama tiga setengah tahun. Beliau juga mempelajari Enam Yoga Naropa dan Niguma di bawah bimbingan guru utamanya, His Eminence Kalu Rinpoche dan karena itulah beliau berkualifikasi untuk mengajar pelatihan Marpa Kagyu, Shangpa Kagyud dan juga aliran Nyingma Dzokchen.
Selain itu, Rimpoche telah menerima transmisi dan empowerment dari Rinchen Terzok (Over Thousands Traditional Treasures lineage of Main Point), Dujum Tersar (All Treasures), Buddha Shakyamuni Spiritual Kangyur (145 volume) dan Padmasambawa Spiritual Nyingma Gyubuum (sutra 100 volume).
Setelah Rimpoche selesai ritrit, beliau memutuskan untuk mengabdikan hidupnya dalam latihan di gua. Akan tetapi guru utamanya, His Eminence Kalu Rinpoche, menyarankannya untuk berbagi manfaat Buddha Dharma dengan semua makhluk. Sejak itulah Rimpoche memulai kegiatan-kegiatan Buddha Dharma.
Rimpoche (arti: mulia), Lam (arti: guru/akar/master/root/his holiness/rimpoche), Master, and His Eminence adalah cara-cara orang memanggil His Eminence Trizin Tsering Rimpoche. Nama Rimpoche adalah Tsering Wangdi sementara nama Trizin Tsering (arti: Ketua Mulia) dianugerahkan setelah ia ditobatkan sebagai ketua Menjong Chöthün Tshogpa sejak 2003.
1955 - 1964 (0-9 tahun)
Rimpoche lahir di Khendaksa Goenpa, Bhutan pada 1955. Sebagai seorang kanak-kanak, ia menunjukkan tingkat kebijaksanaan yang luar biasa sampai ayahnya, seorang yogi, sengaja mengajarkannya Buddha Dharma sejak Rimpoche berumur lima tahun.
Ayah beliau sangat bangga dengan tekad Rimpoche yang melekat pada dirinya untuk mengabdikan hidupnya kepada Buddha Dharma. Rimpoche pun memasuki biara Drukpa Kargyu di Bhutan pada umur sembilan dan belajar di bawah bimbingan His Holiness Je Yishi Sengay dari aliran Drukpa Kargyu.
1964 - 1986 (9-31 tahun)
Rimpoche belajar di bawah bimbingan lima guru utama dari aliran Drukpa Kargyu, Nyingma, Dzokchen, Tekcho Tersar Treasures, Shangpa Kargyu dan Karma Kargyud: His Holiness Je Yishi Sengay pada 1964; His Holiness the 16th Karmapa pada 1969; His Holiness Dilgo Khyentse Rinpoche pada 1974; His Holiness Dujum Rinpoche pada 1975; His Eminence Kalu Rinpoche pada 1982.
1976 (21 tahun)
Rimpoche berhasil menyelesaikan ritrit Kebijaksanaan Manjushri selama satu tahun yang kemudian diikuti dengan ritrit Padmasambhava yang lamanya empat bulan.
1982 (27 tahun)
Rimpoche secara menonjol melewati ujian Filosofi Buddhis berdasarkan pemahamannya dalam melepaskan samsara. Beliau juga memulai ritrit yang lamanya tiga tahun tiga bulan tiga hari pada akhir November hingga awal December.
1986 (31 years old)
Walaupun nama ritrit menandakan lamanya sekitar tiga tahun, sesungguhnya dalam praktik Rimpoche menjalaninya selama tiga setengah tahun. Beliau juga mempelajari Enam Yoga Naropa dan Niguma di bawah bimbingan guru utamanya, His Eminence Kalu Rinpoche dan karena itulah beliau berkualifikasi untuk mengajar pelatihan Marpa Kagyu, Shangpa Kagyud dan juga aliran Nyingma Dzokchen.
Selain itu, Rimpoche telah menerima transmisi dan empowerment dari Rinchen Terzok (Over Thousands Traditional Treasures lineage of Main Point), Dujum Tersar (All Treasures), Buddha Shakyamuni Spiritual Kangyur (145 volume) dan Padmasambawa Spiritual Nyingma Gyubuum (sutra 100 volume).
Setelah Rimpoche selesai ritrit, beliau memutuskan untuk mengabdikan hidupnya dalam latihan di gua. Akan tetapi guru utamanya, His Eminence Kalu Rinpoche, menyarankannya untuk berbagi manfaat Buddha Dharma dengan semua makhluk. Sejak itulah Rimpoche memulai kegiatan-kegiatan Buddha Dharma.
Apapun persembahan yang diberikan kepada Rimpoche, beliau selalu mempersembahkannya ke dalam kegiatan para Buddha. Bahkan bebatuan yang hanya bisa dipersembahkan oleh yang kurang mampu sebagai harta satu-satunya, selama yang kurang mampu tadi tulus kepada para Buddha, Rimpoche senantiasa menyimpan bebatuan tersebut dengannya sambil berupaya menjembatani semua makhluk dengan jalan menuju Pencerahan. Ketika waktu telah tiba, bebatuan yang dipersembahkan kemudian diletakkan ke dalam pembangunan objek suci, seperti biara, stupa, dan rupang Buddha.
1988 (33 tahun)
Pembangunan Dharmakaya Stupa 110 kaki di Bengal Barat
Dengan niat menguntungkan para makhluk yang terbebankan dalam pembunuhan massal, His Eminence Kalu Rinpoche menginstruksikan Rimpoche untuk membangun suatu Stupa Dharmakaya setinggi 110 kaki di Bengal bagian Barat. Ketika stupa selesai pertengahannya, His Eminence Kalu Rinpoche parinirvana. Ini adalah stupa pertama yang didirikan Rimpoche, di mana memakan waktu selama satu tahun selesai.
1990 (35 tahun)
Pembangunan Delapan Stupa Suci Buddha Shakyamuni
Delapan Stupa Suci Buddha Shakyamuni didirikan Rimpoche di sekitar perbatasan India Utara, mereka terdiri dari: Stupa Teratai Siddharta, Stupa Pencerahan Sempurna, Stupa Roda Dharma, Stupa Keajaiban, Stupa Rekonsiliasi, Stupa Alam Dewa, Stupa Pemberkahan Panjang Umur dan Stupa Nirvana. Sekitar 500 unit stupa lebih kecil didirikan di antara ke delapan stupa-stupa tadi.
1990 (35 tahun) - Sekarang
Rimpoche telah aktif mengajarkan Buddha Dharma di berbagai negara selain Bhutan, termasuk Hong Kong, Taiwan, Thailand, Kanada, USA, Meksiko, Malaysia, Indonesia dan Singapura. Tujuan pokok Rimpoche adalah mempropagandakan prinsip-prinsip abadi Ajaran Buddha secara merata kepada penganut Buddhis dunia agar siapa pun bisa mencapai pencerahan.
Rimpoche sangat menganjurkan keyakinan kokoh terhadap Buddha Dharma yang bebas dari segala prasangka terhadap perbedaan-perbedaan (warna/sekte) antara Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Sering kali orang bertanya kepada Rimpoche sekte Vajrayana apa yang beliau anut. Rimpoche lantas menjawab, "Sekte Buddha."
Jelas bahwa Rimpoche berniat menekankan pentingnya tujuan utama terakhir yang hendak dicapai sekte mana pun, yakni pembebasan dan pencerahan tertinggi.
1995 - 2000 (40-45 tahun)
Penerjemahan Stupa Dharmakaya & Pembangunan Stupa
Rimpoche berhasil menerjemahkan teks suci mengenai Stupa Dharmakaya dari bahasa Dharma Gubta Nagara ke dalam bahasa Inggris, dibantu oleh seorang profesor Amerika, Tuan Ives Waldo. Teks tersebut diterbitkan pada 1998 dan sebanyak 2000 kopi dikirim ke Ohio, USA.
Hasil pendapatan kemudian dialokasikan ke pembangunan Dharmakaya StupaTonton ilustrasi online (link eksternal). setinggi 19 kaki di Ohio pada 2000. Sebagai perwujudan dari kebijaksanaan dan kewelasasihan para Buddha, stupa Dharmakaya muncul untuk memudahkan para makhluk untuk memupuk kebajikan dan kebijaksanaan demi mencapai penerangan sempurna.
1988 (33 tahun)
Pembangunan Dharmakaya Stupa 110 kaki di Bengal Barat
Dengan niat menguntungkan para makhluk yang terbebankan dalam pembunuhan massal, His Eminence Kalu Rinpoche menginstruksikan Rimpoche untuk membangun suatu Stupa Dharmakaya setinggi 110 kaki di Bengal bagian Barat. Ketika stupa selesai pertengahannya, His Eminence Kalu Rinpoche parinirvana. Ini adalah stupa pertama yang didirikan Rimpoche, di mana memakan waktu selama satu tahun selesai.
1990 (35 tahun)
Pembangunan Delapan Stupa Suci Buddha Shakyamuni
Delapan Stupa Suci Buddha Shakyamuni didirikan Rimpoche di sekitar perbatasan India Utara, mereka terdiri dari: Stupa Teratai Siddharta, Stupa Pencerahan Sempurna, Stupa Roda Dharma, Stupa Keajaiban, Stupa Rekonsiliasi, Stupa Alam Dewa, Stupa Pemberkahan Panjang Umur dan Stupa Nirvana. Sekitar 500 unit stupa lebih kecil didirikan di antara ke delapan stupa-stupa tadi.
1990 (35 tahun) - Sekarang
Rimpoche telah aktif mengajarkan Buddha Dharma di berbagai negara selain Bhutan, termasuk Hong Kong, Taiwan, Thailand, Kanada, USA, Meksiko, Malaysia, Indonesia dan Singapura. Tujuan pokok Rimpoche adalah mempropagandakan prinsip-prinsip abadi Ajaran Buddha secara merata kepada penganut Buddhis dunia agar siapa pun bisa mencapai pencerahan.
Rimpoche sangat menganjurkan keyakinan kokoh terhadap Buddha Dharma yang bebas dari segala prasangka terhadap perbedaan-perbedaan (warna/sekte) antara Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Sering kali orang bertanya kepada Rimpoche sekte Vajrayana apa yang beliau anut. Rimpoche lantas menjawab, "Sekte Buddha."
Jelas bahwa Rimpoche berniat menekankan pentingnya tujuan utama terakhir yang hendak dicapai sekte mana pun, yakni pembebasan dan pencerahan tertinggi.
1995 - 2000 (40-45 tahun)
Penerjemahan Stupa Dharmakaya & Pembangunan Stupa
Rimpoche berhasil menerjemahkan teks suci mengenai Stupa Dharmakaya dari bahasa Dharma Gubta Nagara ke dalam bahasa Inggris, dibantu oleh seorang profesor Amerika, Tuan Ives Waldo. Teks tersebut diterbitkan pada 1998 dan sebanyak 2000 kopi dikirim ke Ohio, USA.
Hasil pendapatan kemudian dialokasikan ke pembangunan Dharmakaya StupaTonton ilustrasi online (link eksternal). setinggi 19 kaki di Ohio pada 2000. Sebagai perwujudan dari kebijaksanaan dan kewelasasihan para Buddha, stupa Dharmakaya muncul untuk memudahkan para makhluk untuk memupuk kebajikan dan kebijaksanaan demi mencapai penerangan sempurna.
1995 - 2004 (40-49 tahun)
Penerjemahan Kitab Suci Mani Kabum
Mani Kabum Volume I & II menerangkan tentang ramalan dan ajaran dari Yang Maha Welas Asih Chenrezig (Guanyin). Rimpoche telah berupaya keras untuk menerjemahkannya dari bahasa Dharma Gubta Nagara ke dalam bahasa Inggris di Amerika, dibantu oleh profesor yang sama. Mani Kabum Volume I & II resmi diterbitkan di Singapura pada November 2007. Hasil pendapatannya dialokasikan ke Buddha Dordenma Image Foundation.
2001 (46 tahun)
Rimpoche memberikan empowerment 84 Mahasiddha, dihadiri lebih dari 100.000 orang di Bhutan. Pada tahun yang sama, Rimpoche menyediakan dukungan dana untuk membangun 108 Jangchub Chortens di Autsho, Lhuentse, yang mana menjembatani pemenuhan ramalan guru terkenal Buddhis: Terton Dorje Lingpa, Terton Pema Lingpa, Terton Samten Lingpa, dam Lam Sonam Zangpo.
Selain itu, suatu biara tiga tingkat, Kunphen Ösel Dzong, dengan kapasitas penampungan 100 bhikkhu, telah didirikan dengan gaya arsitek tradisional oleh orang setempat di Bhutan. Hingga hari ini, biara ini masih dalam konstruksi. Rimpoche, bersama-sama dengan His Holiness of Bhutan, bertanggungjawab atas penyediaan dukungan dana.
2002 - 2007 (47-52 tahun)
Pembangunan Biara Chenrezig Seribu Tangan
Rimpoche telah mendirikan sebuah biara Chenrezig seribu tangan dengan biaya
sekitar US$1 juta. Biara ini berlokasikan di Potala Lhakang, Tshanghka Trashiling, Distrik Trongsar, Pusat Bhutan. Lokasi vihara ini tepatnya ditunjukkan oleh Longchenpa, seorang guru Dzogchen. Chenrezig setinggi 31 kaki posisi berdiri telah dilapis emas pada akhir Juli 2007.
2003 (48 tahun) - Sekarang
Pencetakan Sutra & Penobatan sebagai Ketua
Dengan memahami pentingnya Sutra Kangyur (terdiri dari ajaran Buddhis Theravada, Mahayana, & Vajrayana), Rimpoche senantiasa aktif mencari dukungan dana pencetakan ulang. Sampai hari ini, sebanyak Nu4.7 juta telah dikumpulkan oleh Menjong Chöthün Tshogpa untuk Proyek Pencetakan Sutra. Pada November 2003, satu set penuh mesin percetakan telah dikirim ke Bhutan oleh salah seorang sponsor. Kemudian pada April 2004, Pers Percetakan Biara diresmikan oleh His Holiness. Dengan mencetak ulang kitab-kitab suci, mereka dibagikan ke semua vihara dan biara di Bhutan untuk pelafalan tahunan, sehingga mendatangkan berkah, penyembuhan, kebahagiaan sejati, dan kedamaian dunia.
Rimpoche telah dinobatkan sebagai ketua Menjong Chöthün Tshogpa dan dianugerahkan gelar His Eminence Trizin oleh His Holiness Trulku Jigme Chöda Rinpoche 70th Jekhenpo of Bhutan sejak Juni 2003.
2004 (49 tahun) - Sekarang
Buddha Dordenma Image Foundation dibentuk Rimpoche demi konstruksi rupang Buddha Shakyamuni setinggi 169 kaki di Changri Kuensel Phodrang, Thimphu, Bhutan. Setelah selesainya pembangunannya, Buddha Dordenma akan menjadi pusat ziarah utama bagi umat Buddhis dunia untuk berkumpul, berlatih, bermeditasi dan mengadakan ritrit, yang mana merupakan alat perestruktur karmaPernahkah Anda berpikir untuk mengubah
susunan karma Anda? bagi seluruh makhluk.
Penerjemahan Kitab Suci Mani Kabum
Mani Kabum Volume I & II menerangkan tentang ramalan dan ajaran dari Yang Maha Welas Asih Chenrezig (Guanyin). Rimpoche telah berupaya keras untuk menerjemahkannya dari bahasa Dharma Gubta Nagara ke dalam bahasa Inggris di Amerika, dibantu oleh profesor yang sama. Mani Kabum Volume I & II resmi diterbitkan di Singapura pada November 2007. Hasil pendapatannya dialokasikan ke Buddha Dordenma Image Foundation.
2001 (46 tahun)
Rimpoche memberikan empowerment 84 Mahasiddha, dihadiri lebih dari 100.000 orang di Bhutan. Pada tahun yang sama, Rimpoche menyediakan dukungan dana untuk membangun 108 Jangchub Chortens di Autsho, Lhuentse, yang mana menjembatani pemenuhan ramalan guru terkenal Buddhis: Terton Dorje Lingpa, Terton Pema Lingpa, Terton Samten Lingpa, dam Lam Sonam Zangpo.
Selain itu, suatu biara tiga tingkat, Kunphen Ösel Dzong, dengan kapasitas penampungan 100 bhikkhu, telah didirikan dengan gaya arsitek tradisional oleh orang setempat di Bhutan. Hingga hari ini, biara ini masih dalam konstruksi. Rimpoche, bersama-sama dengan His Holiness of Bhutan, bertanggungjawab atas penyediaan dukungan dana.
2002 - 2007 (47-52 tahun)
Pembangunan Biara Chenrezig Seribu Tangan
Rimpoche telah mendirikan sebuah biara Chenrezig seribu tangan dengan biaya
sekitar US$1 juta. Biara ini berlokasikan di Potala Lhakang, Tshanghka Trashiling, Distrik Trongsar, Pusat Bhutan. Lokasi vihara ini tepatnya ditunjukkan oleh Longchenpa, seorang guru Dzogchen. Chenrezig setinggi 31 kaki posisi berdiri telah dilapis emas pada akhir Juli 2007.2003 (48 tahun) - Sekarang
Pencetakan Sutra & Penobatan sebagai Ketua
Dengan memahami pentingnya Sutra Kangyur (terdiri dari ajaran Buddhis Theravada, Mahayana, & Vajrayana), Rimpoche senantiasa aktif mencari dukungan dana pencetakan ulang. Sampai hari ini, sebanyak Nu4.7 juta telah dikumpulkan oleh Menjong Chöthün Tshogpa untuk Proyek Pencetakan Sutra. Pada November 2003, satu set penuh mesin percetakan telah dikirim ke Bhutan oleh salah seorang sponsor. Kemudian pada April 2004, Pers Percetakan Biara diresmikan oleh His Holiness. Dengan mencetak ulang kitab-kitab suci, mereka dibagikan ke semua vihara dan biara di Bhutan untuk pelafalan tahunan, sehingga mendatangkan berkah, penyembuhan, kebahagiaan sejati, dan kedamaian dunia.
Rimpoche telah dinobatkan sebagai ketua Menjong Chöthün Tshogpa dan dianugerahkan gelar His Eminence Trizin oleh His Holiness Trulku Jigme Chöda Rinpoche 70th Jekhenpo of Bhutan sejak Juni 2003.
2004 (49 tahun) - Sekarang
Buddha Dordenma Image Foundation dibentuk Rimpoche demi konstruksi rupang Buddha Shakyamuni setinggi 169 kaki di Changri Kuensel Phodrang, Thimphu, Bhutan. Setelah selesainya pembangunannya, Buddha Dordenma akan menjadi pusat ziarah utama bagi umat Buddhis dunia untuk berkumpul, berlatih, bermeditasi dan mengadakan ritrit, yang mana merupakan alat perestruktur karmaPernahkah Anda berpikir untuk mengubah
susunan karma Anda? bagi seluruh makhluk.





