BIOGRAFI PELOPOR

His Eminence Trizin Tsering Rimpoche ialah perencana segala kegiatan Menjong Choethuen Tshogpa beserta Buddha Dordenma Image Foundation.
Rimpoche (arti: mulia), Lam (arti: guru/akar/yang mulia), dan Your Eminence adalah cara-cara orang memanggil His Eminence Trizin Tsering Rimpoche. Nama Rimpoche adalah Tsering Wangdi sementara nama Trizin Tsering (arti: Ketua Mulia) dianugerahkan setelah ia ditobatkan sebagai ketua Menjong Choethuen Tshogpa sejak 2003.

1955 - 1964 (0-9 tahun)

Rimpoche lahir di Khendaksa Goenpa, Bhutan pada 1955. Sebagai seorang kanak-kanak, ia menunjukkan tingkat kebijaksanaan yang luar biasa sampai ayahnya, seorang yogi, sengaja mengajarkannya Buddha Dharma sejak Rimpoche berumur lima tahun.

Ayah beliau sangat bangga dengan tekad Rimpoche yang melekat pada dirinya untuk mengabdikan hidupnya kepada Buddha Dharma. Rimpoche pun memasuki biara Drukpa Kargyu di Bhutan pada umur sembilan dan belajar di bawah bimbingan His Holiness Je Yishi Sengay dari aliran Drukpa Kargyu.

1964 - 1986 (9-31 tahun)

Rimpoche belajar di bawah bimbingan lima guru utama dari aliran Drukpa Kargyu, Nyingma, Dzokchen, Tekcho Tersar Treasures, Shangpa Kargyu dan Karma Kargyud: His Holiness Je Yishi Sengay pada 1964; His Holiness the 16th Karmapa pada 1969; His Holiness Dilgo Khyentse Rinpoche pada 1974; His Holiness Dujum Rinpoche pada 1975; His Eminence Kalu Rinpoche pada 1982.

1976 (21 tahun)

Rimpoche berhasil menyelesaikan ritrit Kebijaksanaan Manjushri selama satu tahun yang kemudian diikuti dengan ritrit Padmasambhava yang lamanya empat bulan.

1982 (27 tahun)

Rimpoche secara menonjol melewati ujian Filosofi Buddhis berdasarkan pemahamannya dalam melepaskan samsara. Beliau juga memulai ritrit yang lamanya tiga tahun tiga bulan tiga hari pada akhir November hingga awal December.

1986 (31 tahun)

Walaupun nama ritrit menandakan lamanya sekitar tiga tahun, sesungguhnya dalam praktik Rimpoche menjalaninya selama tiga setengah tahun. Beliau juga mempelajari Enam Yoga Naropa dan Niguma di bawah bimbingan guru utamanya, His Eminence Kalu Rinpoche dan karena itulah beliau berkualifikasi untuk mengajar pelatihan Marpa Kagyu, Shangpa Kagyud dan juga aliran Nyingma Dzokchen.

Selain itu, Rimpoche telah menerima transmisi dan empowerment dari Rinchen Terzok (Over Thousands Traditional Treasures lineage of Main Point), Dujum Tersar (All Treasures), Buddha Shakyamuni Spiritual Kangyur (145 volume) dan Padmasambawa Spiritual Nyingma Gyubuum (sutra 100 volume).

Setelah Rimpoche selesai ritrit, beliau memutuskan untuk mengabdikan hidupnya dalam latihan di gua. Akan tetapi guru utamanya, His Eminence Kalu Rinpoche, menyarankannya untuk berbagi manfaat Buddha Dharma dengan semua makhluk. Sejak itulah Rimpoche memulai kegiatan-kegiatan Buddha Dharma.

Apapun persembahan yang diberikan kepada Rimpoche, beliau selalu mempersembahkannya ke dalam kegiatan para Buddha. Bahkan bebatuan yang hanya bisa dipersembahkan oleh yang kurang mampu sebagai harta satu-satunya, selama yang kurang mampu tadi tulus kepada para Buddha, Rimpoche senantiasa menyimpan bebatuan tersebut dengannya sambil berupaya menjembatani semua makhluk dengan jalan menuju Pencerahan. Ketika waktu telah tiba, bebatuan yang dipersembahkan kemudian diletakkan ke dalam pembangunan objek suci, seperti biara, stupa, dan rupang Buddha.

1988 (33 tahun)

Pembangunan Dharmakaya Stupa 110 kaki di Bengal Barat

Dengan niat menguntungkan para makhluk yang terbebankan dalam pembunuhan massal, His Eminence Kalu Rinpoche menginstruksikan Rimpoche untuk membangun suatu Stupa Dharmakaya setinggi 110 kaki di Bengal bagian Barat. Ketika stupa selesai pertengahannya, His Eminence Kalu Rinpoche parinirvana. Ini adalah stupa pertama yang didirikan Rimpoche, di mana memakan waktu selama satu tahun selesai.

1990 (35 tahun)

Pembangunan Delapan Stupa Suci Buddha Shakyamuni

Delapan Stupa Suci Buddha Shakyamuni didirikan Rimpoche di sekitar perbatasan India Utara, mereka terdiri dari: Stupa Teratai Siddharta, Stupa Pencerahan Sempurna, Stupa Roda Dharma, Stupa Keajaiban, Stupa Rekonsiliasi, Stupa Alam Dewa, Stupa Pemberkahan Panjang Umur dan Stupa Nirvana. Sekitar 500 unit stupa lebih kecil didirikan di antara ke delapan stupa-stupa tadi.

1990 (35 tahun) - Present

Rimpoche telah aktif mengajarkan Buddha Dharma di berbagai negara selain Bhutan, termasuk Hong Kong, Taiwan, Thailand, Kanada, USA, Meksiko, Malaysia, Indonesia dan Singapura. Tujuan pokok Rimpoche adalah mempropagandakan prinsip-prinsip abadi Ajaran Buddha secara merata kepada penganut Buddhis dunia agar siapa pun bisa mencapai pencerahan.

Rimpoche sangat menganjurkan keyakinan kokoh terhadap Buddha Dharma yang bebas dari segala prasangka terhadap perbedaan-perbedaan (warna/sekte) antara Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Sering kali orang bertanya kepada Rimpoche sekte Vajrayana apa yang beliau anut. Rimpoche lantas menjawab, "Sekte Buddha." Jelas bahwa Rimpoche berniat menekankan pentingnya tujuan utama terakhir yang hendak dicapai sekte mana pun, yakni pembebasan dan pencerahan tertinggi.

1995 - 2000 (40-45 tahun)

Penerjemahan Stupa Dharmakaya & Pembangunan Stupa

Rimpoche berhasil menerjemahkan teks suci mengenai Stupa Dharmakaya dari bahasa Dharma Gubta Nagara ke dalam bahasa Inggris, dibantu oleh seorang profesor Amerika, Tuan Ives Waldo. Teks tersebut diterbitkan pada 1998 dan sebanyak 2000 kopi dikirim ke Ohio, USA.

Hasil pendapatan kemudian dialokasikan ke pembangunan Dharmakaya Stupa setinggi 19 kaki di Ohio pada 2000. Sebagai perwujudan dari kebijaksanaan dan kewelasasihan para Buddha, stupa Dharmakaya muncul untuk memudahkan para makhluk untuk memupuk kebajikan dan kebijaksanaan demi mencapai penerangan sempurna.

1995 - 2004 (40-49 tahun)

Penerjemahan Kitab Suci Mani Kabum

Mani Kabum Volume I & II menerangkan tentang ramalan dan ajaran dari Yang Maha Welas Asih Avalokiteshvara atau Chenrezig (Guanyin). Rimpoche telah berupaya keras untuk menerjemahkannya dari bahasa Dharma Gubta Nagara ke dalam bahasa Inggris di Amerika, dibantu oleh profesor yang sama. Mani Kabum Volume I & II resmi diterbitkan di Singapura pada November 2007. Hasil pendapatannya dialokasikan ke Buddha Dordenma Image Foundation.

2001 (46 tahun)

Rimpoche memberikan empowerment 84 Mahasiddha, dihadiri ratusan penduduk Bhutan. Pada tahun yang sama, Rimpoche menyediakan dukungan dana untuk membangun 108 Jangchub Chortens di Autsho, Lhuentse, yang mana menjembatani pemenuhan ramalan guru terkenal Buddhis: Terton Dorje Lingpa, Terton Pema Lingpa, Terton Samten Lingpa, dam Lam Sonam Zangpo.

Selain itu, suatu biara tiga tingkat, Kunphen Oesel Dzong, dengan kapasitas penampungan 100 bhikkhu, telah didirikan dengan gaya arsitek tradisional oleh orang setempat di Bhutan. Rimpoche, bersama-sama dengan His Holiness of Bhutan, bertanggungjawab atas penyediaan dukungan dana.

2002 - 2007 (47-52 tahun)

Pembangunan Biara Chenrezig Seribu Tangan

Rimpoche telah mendirikan sebuah biara Chenrezig seribu tangan dengan biaya Chenrezig seribu tangansekitar US$1 juta. Biara ini berlokasikan di Potala Lhakang, Tshanghka Trashiling, Distrik Trongsar, Pusat Bhutan. Lokasi vihara ini tepatnya ditunjukkan oleh Longchenpa, seorang guru Dzogchen. Chenrezig setinggi 31 kaki posisi berdiri telah dilapis emas pada akhir Juli 2007.

2003 (48 tahun) - Sekarang

Pencetakan Sutra & Penobatan sebagai Ketua

Dengan memahami pentingnya Sutra Kangyur (terdiri dari ajaran Buddhis Theravada, Mahayana, & Vajrayana), Rimpoche senantiasa aktif mencari dukungan dana pencetakan ulang. Sampai hari ini, sebanyak Nu4.7 juta telah dikumpulkan oleh Menjong Choethuen Tshogpa untuk Proyek Pencetakan Sutra. Pada November 2003, satu set penuh mesin percetakan telah dikirim ke Bhutan oleh salah seorang sponsor. Kemudian pada April 2004, Pers Percetakan Biara diresmikan oleh His Holiness. Dengan mencetak ulang kitab-kitab suci, mereka dibagikan ke semua vihara dan biara di Bhutan untuk pelafalan tahunan, sehingga mendatangkan berkah, penyembuhan, kebahagiaan sejati, dan kedamaian dunia.

Rimpoche telah dinobatkan sebagai ketua Menjong Choethuen Tshogpa dan dianugerahkan gelar His Eminence Trizin oleh His Holiness Trulku Jigme Chöda Rinpoche 70th Jekhenpo of Bhutan sejak Juni 2003.

2004 (49 tahun) - Sekarang

Buddha Dordenma Image Foundation dibentuk Rimpoche demi konstruksi rupang Buddha Shakyamuni setinggi 138.6 kaki di Changri Kuensel Phodrang, Thimphu, Bhutan. Setelah selesainya pembangunannya, Buddha Dordenma akan menjadi pusat ziarah utama bagi umat Buddhis dunia untuk berkumpul, berlatih, bermeditasi dan mengadakan ritrit, yang mana merupakan sarana pengubah karma bagi seluruh makhluk.

















Latar Belakang
Biografi Pelopor
Proyek Lainnya
Hubungi Kami

正體中文
简体中文
English

Copyright © 2007-2012
www.buddhadordenma.org