Terjemahan Inggris Kitab Suci Mani Kabum
Spesifikasi Buku
| Judul | Prophecies & Teachings of Great Compassion, MANI KABUM | |
| Diterbitkan Resmi | 17 November 2007 di Singapura | |
| ISBN | · 978-981-05-8777-2 (Volume I) · 978-981-05-8778-9 (Volume II) |
|
| Isi | Satu set terdiri dari dua volume: · Volume I (895 halaman) · 106 bab + 4 appendiks —keduanya dalam 8 bagian · Volume II (835 halaman) · 86 bab |
|
| Bahasa | Inggris (diterjemahkan dari bahasa Dharma Gubta Nagara) | |
| Penerjemah | H.E. Trizin Tsering Rimpoche (Bhutan) | |
| Dimensi | 19.5cm x 27.5cm x 13.5cm (termasuk casing) | |
| Berat | ± 4.4 kg (termasuk casing) | Cover Depan | Biru + hot-stamping emas pada cover & tulang buku + deboss "frame" + logo |
| Bungkusan Kotak | Kain sutra melapisi 2.5mm kayu keras | |
| Binding | Kotak, tulang melingkar dengan pembatas buku pita | |
| Website | http://www.manikabum.com Segala pertanyaan bisa menghubungi manikabum@yahoo.com |
|
| Harga | $268 (SGD) per set | |
| Toko Buku |
Evergreen Buddhist Culture Service Pte Ltd 100, Eu Tong Sen Street, #03-15, #03-17, Pearls Centre, Singapore 059812 E: egbudcul@singnet.com.sg T: +65 6220 6360 F: +65 6221 9284 Hasil penjualan kitab suci ditujukan ke Proyek Buddha Dordenma. Permintaan akan pengiriman internasional tersedia. (Bantuan korespondensi bahasa Indonesia bisa menghubungi contact@buddhadordenma.org.) |
Asal Usul Kitab Suci Mani Kabum
Zamatok Mani Kabum Edisi Emas diturunkan dari langit ke alam manusia oleh Maha Bodhisattva Yang Mulia Welas Kasih Avalokiteshvara. Kitab pengajaran tersebut mendarat di balkon dan diterima oleh Raja Lhathothori, kakek moyang dari Raja Songtsen Gampo.
Dari langit terdengar suara menyatakan bahwa lima generasi kemudian akan ada seseorang yang mampu memahami isi ajaran ini, maka Raja pun menyimpan kitab suci tersebut sebagai harta karun.
Kemudian di masa kekaisaran Raja Songtsen Gampo, Menteri Thoenmi Sambhota dikirimnya ke India untuk mempelajari 360 bahasa. Setelah kepulangannya ke Tibet, Menteri Thoenmi Sambhota bisa mengenali Zamatok Mani Kabum yang sebelumnya secara alamiah muncul dari langit.
Dari langit terdengar suara menyatakan bahwa lima generasi kemudian akan ada seseorang yang mampu memahami isi ajaran ini, maka Raja pun menyimpan kitab suci tersebut sebagai harta karun.
Kemudian di masa kekaisaran Raja Songtsen Gampo, Menteri Thoenmi Sambhota dikirimnya ke India untuk mempelajari 360 bahasa. Setelah kepulangannya ke Tibet, Menteri Thoenmi Sambhota bisa mengenali Zamatok Mani Kabum yang sebelumnya secara alamiah muncul dari langit.
Mani Kabum ternyata ditulis dalam bahasa Gubta Nagara—sebuah bahasia kuno dari Kawasan Himalaya di luar India Utara—yang kemudian dipilih menteri sebagai standar bahasa dharma. Sesudah terubah empat set karakter semula [Gaha, Jaha, Daha and Baha] menjadi empat set yang lain [Tsa, Tsha, Dza and Wa], jumlah total karakter Gubta Nagara tetap sama, yakni sejumlah tiga puluh set.
Kitab Suci Asli Mani Kabum telah disimpan lama sebagai harta karun untuk kebaikan generasi mendatang. Pertama kalinya didapati Siddha Dubthob Ngoedrub di Bhutan, kitab ini ditemukan kembali di Thedlung Pungthang Dechen Phodang Dzong, Istana Kekaisaran Kerajaan Bhutan.
Lima ratus tahun kemudian, His Eminence Trizin Tsering Rimpoche dari Bhutan pun menerjemahkan kitab suci ini ke dalam bahasa Inggris.
Kitab Suci Asli Mani Kabum telah disimpan lama sebagai harta karun untuk kebaikan generasi mendatang. Pertama kalinya didapati Siddha Dubthob Ngoedrub di Bhutan, kitab ini ditemukan kembali di Thedlung Pungthang Dechen Phodang Dzong, Istana Kekaisaran Kerajaan Bhutan.
Lima ratus tahun kemudian, His Eminence Trizin Tsering Rimpoche dari Bhutan pun menerjemahkan kitab suci ini ke dalam bahasa Inggris.

Tengah: Raja Songtsen Gampo (Amitabha di atas kepalanya)
Atas: (kiri) Hayagriva, (kanan) Lhamo Rigjema
Bawah: (kiri) Ratu Lhacig Tritsun, (kanan) Ratu Lhacig Kongjo



